Jaga kondisi bumi dengan beralih ke hydrocarbon (1)
April 12th, 2010 by admin | Filed under refrigeration.
Kondisi bumi yang sudah tidak menentu, membuat para peneliti melakukan penelitian yang mendalam mengenai kondisi bumi yang sebenarnya, benarlah apa yang allah firmankan :
“Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari perbuatan mereka, agar mereka kembali.” (QS. AR-Ruum [30]: 41).
Teknologi yang makin maju dan kebutuhan yang makin meningkat, memang mau tidak mau akan berdampak bagi manusia baik secara langsung maupun tidak langsung.
Diantaranya yaitu masalah penipisan lapisan bumi yang bernama ozone, tahun lalu ane pernah mengikuti pelatihan retrofit freon mesin pendingin menjadi hydrocarbon oleh pertamina yang produknya bernama musicool, sangat risau sekali mengetahui kondisi bumi yang semakin parah, tapi allahu’alam itu semua misteri yang maha pencipta.
Salah satu langkah cerdas yang dapat kita lakukan terhadap mesin pendingin (AC) ialah berimigrasi dari freon menjadi hydrocarbon, seperti kita ketahui penggunaan AC di rumahan dan apalagi perkantoran sudah menjadi hal yang mendesak, setidaknya ini usaha kita didalam menjaga kondisi bumi yang kita tempati.
Diantara kita mungkin sudah pernah mendengar dengan yang namanya pemanasan global dan penipisan lapisan ozone, atau GWP (Global Warming Potential) dan ODP (Ozone Depletion Potential). Banyak efek yang ditimbulkan pemanasan global dan penipisan lapisan ozone ini diantaranya suhu bumi terasa semakin panas dan banyaknya penyakit-penyakit baru yang bermunculan, lapisan ozone ini sangat diperlukan bumi untuk menyaring sinar matahari yang masuk.
Freon, yang mempunyai komposisi cloro dan floro merupakan bahan kimia yang dapat merusak lapisan bumi, yaitu ketika bahan ini keluar ke udara bebas yang kemudian menguap ke lapisan ozone, maka lapisan ozone ini akan terpecah dan terikat oleh cloro dan floro sehingga pelindung bumi ini akan berkurang jumlahnya. Memang bahan ini dapat ini dapat terurai secara alami, namun waktu yang dibutuhkan sangat lama sekali yaitu mencapai puluhan bahkan ratusan tahun.
Sebagai gantinya, ialah dari yang berbahan hydrocarbon, sumbernya alami dari perut bumi seperti LPG yang sering digunakan untuk memasak di dapur. Selain karakteristiknya lebih aman bagi bumi, maka bahan ini juga lebih hemat energi pada aplikasi mesin pendingin dengan penghematan mencapai 30%.
Senin, 26 April 2010
CINTAI BUMI INI
Selasa, 16 Maret 2010
keadaan bumi sesudah dan sebelum global warming
“Pemanasan Global sudah hampir diambang batas, jika tidak ada tindakan berarti sebelum tahun 2012, maka akan diperkirakan terlambat..” - Global Warming Scientist
SUHU 6 DERAJAT SAJA, MAKA DIPERIKIRAKAN 95% KEHIDUPAN MANUSIA DAN MAKHLUK2 LAINNYA DI BUMI AKAN MUSNAH. SAAT INI SUHU PERMUKAAN BUMI TELAH NAIK SEKITAR 1-2 DERAJAT CELCIUS.
kita bisa banyak belajar bahwa bumi ini semakin lama semakin rusak sebelum kerusakan tersebut semakin parah hayoo kita selamatkan bumi ini klo bukan kita yang bertindak siapa lagi yang menyelamatkan bumi ini???"
Langkah terkecil untuk menyelamatkan bumi kita:
"BUANG SAMPAH PADA TEMPATNYA"
Info Tambahan
1. Tidak menancapkan colokan listrik walaupun ketika alat elektronik itu dimatikan berarti menghemat 40-50% biaya listrik yang harus anda bayarkan tiap bulannya .... Dan berarti pula, mengurangi panas yang timbul dari alat elektronik yang merembet ke pemanasan global.
2. Mengurangi penggunaan kantong plastik karena kantong plastik butuh waktu 1000 tahun untuk terurai di TPA (tempat pembuangan akhir). Sekitar 300 juta buah kantong plastik dibuang tiap tahunnya di Indonesia. Belum lagi yang dibuang di sungai belakang rumah dan tempat-tempat yang tidak semestinya.
3. Mengurangi penggunaan kertas. Dari 10kg kertas koran yang siap di jual loakan... itu membutuhkan 1 pohon yang butuh waktu 10 tahun untuk jadi besar. Bayangkan yang terjadi dengan ilegal logging... berapa banyak pohon tertebang? Bayangkan bagaimana mereka membuat bumi ini makin panas?
3. Mengurangi konsumsi air kemasan. Setiap pembelian 1 liter air mineral di supermarket sama dengan membeli 5 liter air. Karena di pabrik, untuk mendinginkan botol plastik panas yang baru dicetak, membutuhkan 5 liter air...
Kode botol apa yang aman digunakan sebagai botol air? Lihat tanda dibawah botol, cari nomor 2,3 atau 4.... selain nomor itu, mereka tidak aman karena sama aja kamu makan plastik..
4. Mengurangi penggunaan tisue. Tisue yang sudah di pakai itu tidak bisa didaur ulang (recycle)... begitu juga karton-karton yang bekas kena minyak, makanan, kue, minuman... itu semua pemborosan.. yang mau tidak mau tanahlah yang harus merecycle. Perkiraan orang memakai tisue 6 biji sehari. 2.200 biji setaun. Berarti kira2 44 MILIAR biji seluruh Indonesia setaun... Kalau kita menghemat 1 lembar ajah tiap hari... berarti kita mengurangi sampah kertas sebanyak 7 MILIIAR biji setahun...
5. Mengurangi penggunaan struk ATM? Misal untuk pengguna BCA bisa ambil uang tanpa struk .. atau lebih cerdas lingkungan lagi, transfer lewat Internet banking atau mobile banking.... 8 MILIAR kali transaksi di ATM yang mengeluarkan kertas struk tiap tahun
adalah salah satu sumber sampah terbesar di dunia. Kalau selama setahun orang transaksi tidak pakai struk, itu akan menghemat satu roll besar kertas yang bisa buat melingkari garis equator sampe 15 kali...
6. Minimal punya 2 macam tempat sampah dirumah, membantu mengurangi polusi air, udara dan tanah. Pisahkan sampah basah (sisa makanan dan masakan, daun, minuman) dan sampah kering ( botol, plastik, kertas, kaca).
Lebih baik lagi untuk memisahkan sampah menurut kelasnya :
* Plastik ( pembungkus makanan, kantong kresek, kantong belanjaan)
* Rumah tangga ( tulang ayam, sisa capcay, makanan basi)
* Kertas (Pembungkus gorengan, popok bayi, tisue yang sudah dipakai)
* Buku bekas catatan, kertas2 tagihan, koran, kertas iklan... disendirikan untuk dijual
* Logam (kaleng susu, kaleng makanan) dan kaca.
Hanya butuh waktu 2 bulan untuk menjadikan sampah rumah tangga menjadi
kompos yang bisa dipakai lagi untuk pupuk tanaman.
keadaan bumi sesudah dan sebelum global warming
“Pemanasan Global sudah hampir diambang batas, jika tidak ada tindakan berarti sebelum tahun 2012, maka akan diperkirakan terlambat..” - Global Warming Scientist
SUHU 6 DERAJAT SAJA, MAKA DIPERIKIRAKAN 95% KEHIDUPAN MANUSIA DAN MAKHLUK2 LAINNYA DI BUMI AKAN MUSNAH. SAAT INI SUHU PERMUKAAN BUMI TELAH NAIK SEKITAR 1-2 DERAJAT CELCIUS.
kita bisa banyak belajar bahwa bumi ini semakin lama semakin rusak sebelum kerusakan tersebut semakin parah hayoo kita selamatkan bumi ini klo bukan kita yang bertindak siapa lagi yang menyelamatkan bumi ini???"
Langkah terkecil untuk menyelamatkan bumi kita:
"BUANG SAMPAH PADA TEMPATNYA"
Info Tambahan
1. Tidak menancapkan colokan listrik walaupun ketika alat elektronik itu dimatikan berarti menghemat 40-50% biaya listrik yang harus anda bayarkan tiap bulannya .... Dan berarti pula, mengurangi panas yang timbul dari alat elektronik yang merembet ke pemanasan global.
2. Mengurangi penggunaan kantong plastik karena kantong plastik butuh waktu 1000 tahun untuk terurai di TPA (tempat pembuangan akhir). Sekitar 300 juta buah kantong plastik dibuang tiap tahunnya di Indonesia. Belum lagi yang dibuang di sungai belakang rumah dan tempat-tempat yang tidak semestinya.
3. Mengurangi penggunaan kertas. Dari 10kg kertas koran yang siap di jual loakan... itu membutuhkan 1 pohon yang butuh waktu 10 tahun untuk jadi besar. Bayangkan yang terjadi dengan ilegal logging... berapa banyak pohon tertebang? Bayangkan bagaimana mereka membuat bumi ini makin panas?
3. Mengurangi konsumsi air kemasan. Setiap pembelian 1 liter air mineral di supermarket sama dengan membeli 5 liter air. Karena di pabrik, untuk mendinginkan botol plastik panas yang baru dicetak, membutuhkan 5 liter air...
Kode botol apa yang aman digunakan sebagai botol air? Lihat tanda dibawah botol, cari nomor 2,3 atau 4.... selain nomor itu, mereka tidak aman karena sama aja kamu makan plastik..
4. Mengurangi penggunaan tisue. Tisue yang sudah di pakai itu tidak bisa didaur ulang (recycle)... begitu juga karton-karton yang bekas kena minyak, makanan, kue, minuman... itu semua pemborosan.. yang mau tidak mau tanahlah yang harus merecycle. Perkiraan orang memakai tisue 6 biji sehari. 2.200 biji setaun. Berarti kira2 44 MILIAR biji seluruh Indonesia setaun... Kalau kita menghemat 1 lembar ajah tiap hari... berarti kita mengurangi sampah kertas sebanyak 7 MILIIAR biji setahun...
5. Mengurangi penggunaan struk ATM? Misal untuk pengguna BCA bisa ambil uang tanpa struk .. atau lebih cerdas lingkungan lagi, transfer lewat Internet banking atau mobile banking.... 8 MILIAR kali transaksi di ATM yang mengeluarkan kertas struk tiap tahun
adalah salah satu sumber sampah terbesar di dunia. Kalau selama setahun orang transaksi tidak pakai struk, itu akan menghemat satu roll besar kertas yang bisa buat melingkari garis equator sampe 15 kali...
6. Minimal punya 2 macam tempat sampah dirumah, membantu mengurangi polusi air, udara dan tanah. Pisahkan sampah basah (sisa makanan dan masakan, daun, minuman) dan sampah kering ( botol, plastik, kertas, kaca).
Lebih baik lagi untuk memisahkan sampah menurut kelasnya :
* Plastik ( pembungkus makanan, kantong kresek, kantong belanjaan)
* Rumah tangga ( tulang ayam, sisa capcay, makanan basi)
* Kertas (Pembungkus gorengan, popok bayi, tisue yang sudah dipakai)
* Buku bekas catatan, kertas2 tagihan, koran, kertas iklan... disendirikan untuk dijual
* Logam (kaleng susu, kaleng makanan) dan kaca.
Hanya butuh waktu 2 bulan untuk menjadikan sampah rumah tangga menjadi
kompos yang bisa dipakai lagi untuk pupuk tanaman.
Langganan:
Postingan (Atom)
